Politeknik Tempo Dan IKADIM Gelar Bedah Buku Soft Skills Untuk Gen Z

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Bakhtiar Hadi
Kolaborasi antara institusi pendidikan dan asosiasi profesional ini bertujuan membekali generasi Z dengan keterampilan lunak yang semakin krusial di era disrupsi teknologi dan transformasi digital. (Politeknik)

Jakarta - Politeknik Tempo bersama Ikatan Alumni Dinas Luar Negeri (IKADIM) menyelenggarakan kegiatan bedah buku bertajuk "Soft Skills untuk Gen Z" sebagai upaya strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. Acara yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, profesional muda, dan akademisi.

Buku "Soft Skills untuk Gen Z" yang menjadi fokus pembahasan merupakan karya kolaboratif antara praktisi pendidikan dan profesional di bidang pengembangan sumber daya manusia. Buku ini secara komprehensif membahas berbagai keterampilan non-teknis yang semakin dibutuhkan di era otomatisasi dan kecerdasan buatan, dimana kemampuan teknis saja tidak lagi cukup untuk bersaing.

Direktur Politeknik Tempo dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi teknis semata. Pengembangan soft skills yang terintegrasi dalam kurikulum menjadi keharusan untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat di dunia profesional.

Perwakilan IKADIM menyoroti pentingnya soft skills dalam konteks globalisasi. Kemampuan berkomunikasi lintas budaya, negosiasi, dan pemecahan masalah kompleks menjadi kompetensi kunci bagi generasi Z yang akan berkarier dalam lingkungan kerja yang semakin terhubung secara internasional.

Narasumber yang hadir dalam bedah buku ini termasuk penulis buku serta praktisi industri yang memberikan perspektif praktis tentang implementasi soft skills di dunia nyata. Mereka membagikan pengalaman tentang bagaimana keterampilan seperti emotional intelligence, critical thinking, dan adaptability seringkali menjadi pembeda dalam kesuksesan karier.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari peserta mengenai cara mengembangkan soft skills di tengah dominasi interaksi digital. Para narasumber menekankan pentingnya kesadaran diri dan latihan konsisten, serta membangun habits yang mendukung pengembangan kemampuan interpersonal.

Acara ini juga menjadi ajang networking bagi peserta untuk terhubung dengan profesional dari berbagai bidang. Politeknik Tempo dan IKADIM berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengembangan SDM Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.

Ke depan, kolaborasi antara institusi pendidikan dan asosiasi profesional seperti ini diharapkan dapat semakin intensif, menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan talenta muda Indonesia secara holistik, memadukan penguasaan teknis dengan kecakapan lunak yang dibutuhkan di abad ke-21.

(Bakhtiar Hadi)

Baca Juga: Harmony Award 2025: Kemenag Apresiasi FKUB Dan Pemda Terbaik Jaga Kerukunan
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.